KUPANG, JUBIR.id – Hay Drink berbahan dasar kelor pertama di Asia Tenggara saat ini hadir di Kota Kupang. Sebanyak 19 Cabang Hay Drink di Kota Kupang dilaunching serentak oleh Wakil Ketua Dekranasda NTT Maria Fransisca Djogo, Jumat (24/9/2021) di Kantor Pos dan Giro Kota Kupang.

Untuk saat ini, Hay Drink di Kota Kupang akan dijadikan sebagai Pilot Projeck untuk selanjutnya dikembangkan di seluruh wilayah NTT mengingat NTT memiliki potensi kelor yang berlimpah serta sudah ada beberapa daerah yang menyatakan berminat untuk mengembangkan program yang serupa seperti wilayah Belu dan Malaka.

Ada pun 19 Cabang Hay Drink di wilayah Kota Kupang, yaitu Hay Drink Batu Plat di samping Masjid Nur Mosafir Batu Plat, Hay Drink Sikumana (belakang SMPN 12), Hay Drink Oepura, Hay Drink Naikototen 1, Hay Drink Bundaran Tirosa, Hay Drink liliba (jalan Bunda hati Kudus) Hay Drink Oebufu, Hay Drink Walikota, Hay Drink oebobo, Hay Drink Oeba, Hay Drink Kuanino, Hay Drink Kayu Putih, Hay Drink Apotek Gopala, Hay Drink Liliba, Hay Drink Kantor Pos, Hay Drink Liliba, Hay Drink Nunbaun Sabu, Hay Drink Lasiana, Hay Drink Penfui.Baca Juga:  Pasca-Badai Seroja, PLN Kucurkan Rp20,8 Miliar Terangi 18 Desa Terpencil di NTT

Salah satu owner, Lusia Tawa, warga RT. 07 / RW. 03 Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur yang ditemui wartawan media ini di lokasi Hay Drink Liliba, Jalan Bunda Hati Kudus, Jumat (24/9/2021) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dekranasda Provinsi Nusa Tenggara Timur yang telah memberi bantuan peralatan Hay Drink dan pelatihan terkait Hay Drink.

“Saya sampaikan terima kasih kepada Ketua Dekranasda NTT Bunda Julie Sutrinso Laiskodat, Wakil Ketua Dekranasda Ibu Maria Fransisca Djogo , Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur sehingga kami bisa berjualan,” kata alumni Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekes Kemenkes Kupang tahun 2019 ini menambahkan.

Lusia menambahkan, dirinya merasa senang dan bahagia bisa berjualan minuman berbahan dasar kelor. “Saya senang sekali berjualan seperti ini, ketimbang duduk berkumpul dengan teman-teman atau kegiatan yang tidak menghasilkan uang itu saya rasa sia-sia saja. Dari situ kita bisa belajar menjadi pengusaha yang hebat,” ujarnya.

Lusia Tawa menyiapkan 10 menu dengan berbagai rasa, yakni Moringa Moccacino, Moringa Sweet Oreo, Moringa Ginger, Moringa Hazelnut, Moringa Taro, Moringa Strawberry, Moringa Redvelnet, Moringa Cappucino, Moringa Tiramisu, Moringa Sweet Ori, dengan harga Rp18.000 per gelas.Baca Juga:  Jelang Sekolah Tatap Muka, PKK NTT – SMA Giovanni Kupang gelar Vaksinasi

Sementara itu, Saturnus Jerobeam Evata Suni, dari CV. Dapur Kelor Kota Kupang mengatakan, Hay Drink berbahan dasar kelor yang dilaunching hari ini, adalah Hay Drink berbahan dasar kelor pertama di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.

Terkait ketersediaan bahan baku kelor, Saturnus Evata Suni menambahkan, CV Kelor mampu menyiapkan bahan-bahan dasar seperti tepung kelor untuk Hay Drink.

Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat mendukung penuh program Gubernur NTT untuk mengembangkan kelor sebagai salah satu komoditi unggulan dari NTT demi mewujudkan NTT bangkit, NTT sejahtera. NTT dengan 3.026 desa memiliki potensi yang luar biasa dan akan memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat jika dikembangkan dengan baik. (L. Ng. Mbuhang)

Categories: Warta